Bagaimana Menarik Orang Dengan Flyers Murah

Kita sering melihat flyers merata-merata yang diedarkan oleh pihak-pihak tertentu untuk mempromosikan produk atau servis mereka. Besar kemungkinan anda sendiri pernah menerima flyers tersebut.

 

persoalannya adakah anda membaca flyers tersebut atau membuangnya. Kadang-kadang material yang digunakan sangat berkualiti tinggi.

 

Flyers yang bagus adalah flyer yang dapat menarik perhatian orang.

 

Tetapi apakah flyers murah tidak dapat menarik perhatian orang ramai? 

 

Murah atau mahal fyers itu bukan sebab utama yang menarik perhatian orang sehingga menjadi pelanggan anda.

 

salah satu cara untuk memastikan flyers anda menarik, bergantung kepada design flyers itu sendiri.

 

Di bawah ini adalah 8 tips untuk design flyers anda supaya kelihatan sangat menarik.

 

1. Pemilihan warna dan gambar

 

Jika Anda ingin orang tertarik melihat flyer anda, warna yang digunakan sebaiknya warna-warna yang terang dan menarik, bukan warna-warna yang memboasankan.

 

Apapun, warna yang digunakan hauslah sesuai dengan perniagaan anda atau apa yang ingin anda sampaikan. Jika kurang pas, maka sebaiknya Anda pikirkan kembali. Warna-warna lembut juga tidak masalah, jika memang identik dengan perusahaan Anda.

Begitu pula dengan gambar. Pilihlah gambar yang benar-benar merepresentasikan produk atau jasa yang Anda perkenalkan. Gambar juga harus terlihat menarik dan tidak pecah.

 

2. Pemilihan kata-kata untuk judul

Tips mendesain flyer selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah judul. Mengapa? Judul memainkan peranan penting dalam menarik perhatian mereka yang menerima flyer Anda karena judul adalah penentu apakah pembaca akan melihat keseluruhan isi flyer atau tidak. Jika dari judulnya saja sudah tidak menarik, orang tidak akan repot-repot membaca isinya.

Pilihlah kata-kata yang dapat dengan cepat meraih perhatian orang. Judul bisa saja berupa sesuatu yang tidak biasa, unik, provokatif atau mudah diingat.

Poin penting berikutnya sehubungan dengan judul yang perlu diingat juga adalah judul harus singkat, langsung ke intinya (tidak bertele-tele), sehingga begitu orang membaca judulnya, orang langsung tahu apa bidang usaha atau bisnis Anda.

3. Jenis dan ukuran huruf

 Jenis dan ukuran huruf juga menjadi salah satu hal penting yang patut diperhatikan saat mendesain flyer. Anda sebaiknya tidak menggunakan jenis huruf yang terlalu unik yang membuat orang sulit untuk membacanya. Ukuran huruf juga harus Anda sesuaikan, tergantung pada informasi apa yang ingin Anda tekankan dan diperhatikan oleh semua yang melihat flyer Anda.

4. Terlihat singkat dan jelas

 Jangan membuat flyer yang memuat terlalu banyak informasi sehingga terlihat sangat padat, karena begitu orang melihat betapa banyaknya kata-kata yang termuat di dalam flyer Anda, orang akan malas membacanya.

Jadi, pastikan informasi yang Anda muat adalah informasi yang relevan, singkat namun jelas. Jangan memasukkan segalanya ke dalam satu flyer.

5. Gunakan simbol, lambang atau pembagi (jika diperlukan)

 Flyer Anda harus tersusun rapi agar orang tidak bingung saat membacanya. Jika Anda ingin menyampaikan beberapa ide di dalam satu flyer, maka Anda dapat menggunakan simbol, lambang atau pembagi agar terlihat enak dibaca.

Anda dapat melihat contoh flyer di atas, pada bagian pelayanan yang disajikan oleh perusahaan tersebut, jenis-jenis pelayanan didaftar ke bawah dengan tombol bulat sehingga memudahkan orang saat membacanya. Begitu juga informasi kontak perusahaan yang dimasukkan ke dalam sebuah persegi panjang.

6. Pemilihan informasi yang disajikan

 Karena flyer merupakan alat promosi, maka Anda harus menyajikan apa saja manfaat-manfaat yang akan orang dapatkan jika mereka memutuskan untuk membeli produk atau jasa Anda.

Sampaikan manfaat-manfaat yang Anda tawarkan secara singkat namun jelas dan mudah dimengerti. Sampaikan dengan tepat dan cepat.

 

7. Ketahui siapa pembaca yang menjadi sasaran

 
Tentukan sasaran pembaca flyer Anda dan lakukan penelitian terlebih dahulu mengenai target Anda, sehingga gaya bahasa flyer sesuai dengan jenis pelanggan yang ingin Anda buat tertarik dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan.
 
 

8. Pemeriksaan flyer secara keseluruhan

 

Tips mendesain flyer yang terakhir namun bukan berarti kurang penting adalah pemeriksaan secara menyeluruh. Pastikan semua kata-kata dan gambar yang tercantum di dalam flyer Anda sudah benar sebelum Anda pergi ke percetakan. Selain Anda yang memeriksa, ada baiknya Anda meminta beberapa orang untuk membantu Anda melakukan pemeriksaan sehingga tidak ada satu pun kesalahan tercantum di dalam flyer. Sayang sekali jika terdapat kesalahan eja atau gambar sementara desain flyernya sendiri sudah sangat bagus.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *